Tampilkan postingan dengan label Accounting Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Accounting Software. Tampilkan semua postingan

Fitur Multi Gudang Pada iPos 5.0

 

Departemen / Gudang adalah fitur untuk memisahkan stok
baik sebagai departemen, gudang, cabang beda lokasi atau
sebagai mobile canvas.
Fitur ini hanya tersedia pada Edisi Profesional dan
Ultimate.
PENTING : Pada program ini terdapat satu Departemen /
Gudang utama, apabila anda mengubah kode departemen
tersebut diwajibkan untuk keluar dari program kemudian
login ulang.
Berikut adalah cara untuk melihat data Departemen /
Gudang :
1. Klik Menu Master Data,
2. Klik Daftar Dept/Gudang,
Fitur Multi Gudang Pada iPos 5.0

3. Akan tampil daftar Dept/Gudang. Pada bagian bawah
terdapat tombol navigasi untuk Baru (Tambah data), Edit
dan Hapus.
Menambah Data Dept/Gudang :1. Klik Tombol "Baru" pada Daftar Dept/Gudang,
2. Mulai masukkan informasi data Dept/Gudang dari Kode,
Keterangan (sama seperti Nama), Fungsi dan
seterusnya,
3. Setelah semua diisi klik tombol "Simpan".
Fitur Multi Gudang Pada iPos 5.0


Informasi :
Fungsi : Sebagai pembeda fungsi dari
departemen/gudang
Fungsi : Utama, Departemen dan Gudang adalahsama, hanya sebgai pembeda saja. Umumnya untuk satu
lokasi tetapi memiliki gudang berbeda atau Berbeda
lokasi alamat akan tetapi database terkoneksi dengan
internet secara realtime pada tiap cabang.
Fungsi : Cabang Beda Lokasi adalah untuk cabang
dengan beda lokasi alamat, fungsi ini berhubungan
dengan transfer item ke cabang berbeda lokasi alamat
menggunakan metode klasik yaitu mengirim file melalui
flashdisk/email, (dalam bertukar informasi stok,
database tidak terkoneksi dengan pusat secara realtime).
Fungsi : Mobile adalah untuk fitur Mobile Canvas, yaitu
mengirim stok ke aplikasi mobile canvas berbesis android
yang nantinya dapat dipakai untuk menjual barang tanpa
harus terkoneksi langsung ke server.
Kode Akun : Untuk menentukan kode akun
dept/gudang yang berhubungan dengan sistem
persediaan pada akuntansi, Nilai persediaan akan
berpindah jika terjadi transfer item barang.
Siapkanlah kode akun untuk masing-masing cabang,
Kelompokan pada Aktiva (Kode 1).
Copy Setting Akuntansi dari Dept atau Gudang? :
adalah berfungsi untuk mengcopy setting akun perkiraan
agar dibuat sama dengan departemen yang dipilih, akan
tetapi nantinya dapat diubah sesuai kebutuhan. Setting
akun perkiraan ini ada pada menu Akuntansi->Setting
Perkiraan.
Tiap Departemen/Gudang memiliki konfigurasi akuntasi
yang berbeda.Mengubah Data Dept/Gudang :
1. Pilih salah satu data Dept/Gudang,
2. Klik Tombol Edit,
3. Lakukan perubahan data,
4. Klik tombol "Simpan".
Menghapus Data Dept/Gudang :
1. Pilih salah satu data Dept/Gudang dari Daftar
Dept/Gudang,
2. Klik Tombol "Hapus".

Saldo Awal Perkiraan pada iPos 5.0

 

Saldo awal perkiraan adalah saldo atau neraca pertama kali periode akuntansi dan program di jalankan

Saldo Awal Perkiraan berfungsi untuk menginput saldo
awal masing-masing akun perkiraan akuntansi. Saldo awal ini
merupakan Nilai awal dari tiap-tiap akun perkiraan, nilai saldo
awal ini diinput hanya satu kali saat pertama kali memakai
program, nominal nilai disesuaikan dengan kenyataan yang
ada pada perusahaan apabila sistem akuntansi ingin lebih
akurat.
Apabila anda masih belum paham juga tentang apa itu
saldo perkiraan sebaiknya berkonsultasi dengan akuntan.
Apa itu Akun Perkiraan bisa klik disini untuk mengetahui
penjelasan lebih detail.
Saldo Awal Perkiraan dibagi menjadi dua bagian yaitu Aktiva
dan Kewajiban & Modal .Bagian Aktiva sederhananya
berisi data nilai-nilai harta kekayaan perusahaan, Seperti
jumlah Kas Bank, Nilai Persediaan Barang, Nilai Piutang,
Tanah, Kendaraan, dan lainnya.
Bagian Kewajiban berisi data jumlah kewajiban
perusahaan, seperti Hutang Dagang.
Bagian Modal berisi informasi nilai modal usaha dan laba
perusahaan.
Total dari Bagian Aktiva berserta Kewajiban & Modal
adalah harus seimbang/sama/balance.
Cara Mengisi Saldo Awal Perkiraan :
1. Pilih Menu Akuntansi
2. Klik Saldo Awal Perkiraan
Saldo Awal Perkiraan pada iPos 5.0

3. Setelah Tampil, klik dahulu Cek Saldo Awal untuk
mengambil data Saldo Awal Item, Hutang dan Piutang
4. Masukkan nilai dari Bagian Aktiva
5. Masukkan nilai dari Bagian Kewajiban & Modal, sampai
total ke dua bagian tersebut sama.
6. Klik Tombol SimpanUntuk mengubah data saldo awal perkiraan anda dapat
Saldo Awal Perkiraan pada iPos 5.0


membuka kembali kemudian simpan data.

Perlu di ketahui saldo ini tidak akan berubah jika tidak di ubah,saldo ini akan tetap sama meskipun sudah ada transaksi
ini adalah neraca awal,setelah terjadi transaksi maka yang akan berubah adalah neraca akhir 
beraca akhir bisa di buka pada menu laporan,Laporan Neraca.

Manggunakan Aplikasi iPos 5 Mobile


Persiapan Sebelum memakai aplikasi Mobile :

  1. Pastikan anda telah instal Inspirasibiz Server System. Lihat pada link berikut :
  2. Download Aplikasi Dari Playsotre untuk device Android.
    Keyword pencarian Aplikasi iPos 5.0 untuk android
    Edisi Standar : ipos5std
    Edisi Profesional : ipos5pro
    Edisi Ultimate : ipos5ult
Atau download : Klik Disini

Terdapat dua metode koneksi ke server dari aplikasi mobile :

  1. Local : Adalah koneksi melalui Wifi local dalam 1 gedung atau ruangan, tergantung jangkauan wifi.
  2. Melalui Internet : Menggunakan Team Cloud ID, anda dapat terhubung ke server melalui team cloud id.
    Anda harus memiliki akses internet yang stabil pada komputer server.


Note : Team Cloud ID sifatnya berbayar.

Konek ke Server :

Manggunakan Aplikasi iPos 5 Mobile

  1. Pada komputer Server buka Aplikasi "Inspirasibiz Mobile Server" pada layar / desktop.

    Manggunakan Aplikasi iPos 5 Mobile

  2. Catat IP local untuk koneksi Local, dan catat Team Cloud ID untuk koneksi melalui Internet.

    Manggunakan Aplikasi iPos 5 Mobile

  3. Buka Aplikasi pada Getged anda.

  4. Pilih Daftar Local atau Cloud

Daftar ke Server Local 

  1. Klik Daftar Local
  2. Masukkan IP address server, (IP Address lihat pada aplikasi Mobile Server)
  3. Masukkan Nama Server (Bebas, hanya untuk identifikasi saja)
  4. Klik Cari Database,
  5. Daftar Database akan tampil dibawahnya, jika tidak tampil maka ada masalah pada koneksi atau terblokir di server.

    Manggunakan Aplikasi iPos 5 Mobile

  6. Setelah itu klik Simpan.

Daftar melalui Team Cloud ID :

  1. Klik Cloud Team
  2. Masukkan Team Cloud ID, (Team Cloud ID lihat pada aplikasi Mobile Server)
  3. Masukkan Nama Server (Bebas, hanya untuk identifikasi saja)
  4. Klik Cari Database,
  5. Daftar Database akan tampil dibawahnya, jika tidak tampil maka ada masalah pada koneksi atau terblokir di server.

    Manggunakan Aplikasi iPos 5 Mobile

  6. Setelah itu klik Simpan.

Login ke Sistem :

  1. Pada Aplikasi Mobile klik tombol Login
  2. Klik tombol "Pilih Server"
  3. Pilih Server yang telah didaftarkan
  4. Masukan user id dan password
    User ID dan Password sesuaikan dengan Aplikasi Desktop Program Toko iPos 5.0 yang ada di komputer anda.
    Defaultnya adalah user = admin, password = admin.
  5. Klik Tombol Login.
  6. Apabila berhasil anda akan masuk ke Menu Aplikasi Android.
Manggunakan Aplikasi iPos 5 Mobile


Import Data Item dari Excel pada iPos 5.0


    Apabila anda telah memiliki daftar data barang pada file Excel maka anda dapat import langsung data tersebut dengan beberapa ketentuan yang harus dilakukan. Format Excel yang dapat di terima oleh program iPos 5.0 adalah Microsoft Excel versi 2003. Apabila format excel anda adalah versi 2007 atau terbaru maka diwajibkan untuk simpan ulang (save as ) dengan format versi 2003.

Import Data Item dari Excel pada iPos 5.0


Format File Excel telah tersedia langsung pada program, apabila anda membuka modul import, seperti gambar dibawah :

Dibawah ini adalah kolom-kolom pada file Excel yang harus diisi :

TIPE O => DATA ITEM 1 HARGA :

  1. Kode Item
  2. Barcode
  3. Nama Item
  4. Jenis
  5. Merek
  6. Satuan
  7. Harga Pokok
  8. Harga Jual
  9. Stok awal
  10. Stok Minimum
  11. Tipe Item (Nilainya : 1 = Item, 2 = Jasa, 3 = Rakitan, 4 = Non Inventory, 5 = Biaya)
  12. Menggunakan Serial (Nilainya Y atau N)
  13. Rak
  14. Kode Gudang-Kantor (Nilai awal = UTM)
  15. Kode Suplier
  16. Keterangan
  17. Poin
  18. Komisi Sales
  19. Konsinyasi (Nilainya Y atau N)
  20. Sistem HPP (Nilainya FIFO atau LIFO)


TIPE S => DATA ITEM SATUAN :

  1. Kode Item
  2. Nama Item
  3. Jenis
  4. Merek
  5. Satuan 1
  6. Satuan 2
  7. Satuan 3
  8. Satuan 4
  9. Barcode Satuan 1
  10. Barcode Satuan 2
  11. Barcode Satuan 3
  12. Barcode Satuan 4
  13. Konversi 1
  14. Konversi 2
  15. Konversi 3
  16. Konversi 4
  17. Harga Pokok Satuan 1
  18. Harga Pokok Satuan 2
  19. Harga Pokok Satuan 3
  20. Harga Pokok Satuan 4
  21. Harga Jual Satuan 1
  22. Harga Jual Satuan 2
  23. Harga Jual Satuan 3
  24. Harga Jual Satuan 4
  25. Poin 1
  26. Poin 2
  27. Poin 3
  28. Poin 4
  29. Komisi Sales 1
  30. Komisi Sales 2
  31. Komisi Sales 3
  32. Komisi Sales 4
  33. Stok awal Satuan Dasar
  34. Stok Minimum
  35. Tipe Item  (Nilainya : 1 = Item, 2 = Jasa, 3 = Rakitan, 4 = Non Inventory, 5 = Biaya)
  36. Menggunakan Serial (Nilainya Y atau N)
  37. Rak
  38. Kode Gudang-Kantor (Nilai awal = UTM)
  39. Kode Suplier
  40. Konsinyasi (Nilainya Y atau N)
  41. Keterangan
  42. Sistem HPP (Nilainya FIFO atau LIFO)


TIPE L => DATA ITEM LEVEL :

  1. Kode Item
  2. Nama Item
  3. Jenis
  4. Merek
  5. Satuan 1
  6. Satuan 2
  7. Satuan 3
  8. Satuan 4
  9. Barcode Satuan 1
  10. Barcode Satuan 2
  11. Barcode Satuan 3
  12. Barcode Satuan 4
  13. Konversi Satuan 1
  14. Konversi Satuan 2
  15. Konversi Satuan 3
  16. Konversi Satuan 4
  17. Harga Pokok Satuan 1
  18. Harga Pokok Satuan 2
  19. Harga Pokok Satuan 3
  20. Harga Pokok Satuan 4
  21. Harga Jual Satuan 1 (Level 1)
  22. Harga Jual Satuan 2 (Level 1)
  23. Harga Jual Satuan 3 (Level 1)
  24. Harga Jual Satuan 4 (Level 1)
  25. Harga Jual Satuan 1 (Level 2)
  26. Harga Jual Satuan 2 (Level 2)
  27. Harga Jual Satuan 3 (Level 2)
  28. Harga Jual Satuan 4 (Level 2)
  29. Harga Jual Satuan 1 (Level 3)
  30. Harga Jual Satuan 2 (Level 3)
  31. Harga Jual Satuan 3 (Level 3)
  32. Harga Jual Satuan 4 (Level 3)
  33. Harga Jual Satuan 1 (Level 4)
  34. Harga Jual Satuan 2 (Level 4)
  35. Harga Jual Satuan 3 (Level 4)
  36. Harga Jual Satuan 4 (Level 4)
  37. Poin 1
  38. Poin 2
  39. Poin 3
  40. Poin 4
  41. Komisi Sales 1
  42. Komisi Sales 2
  43. Komisi Sales 3
  44. Komisi Sales 4
  45. Stok awal Satuan Dasar
  46. Stok Minimum
  47. Tipe Item (Nilainya : 1 = Item, 2 = Jasa, 3 = Rakitan, 4 = Non Inventory, 5 = Biaya)
  48. Menggunakan Serial  (Nilainya Y atau N)
  49. Rak
  50. Kode Gudang-Kantor (Nilai awal = UTM)
  51. Kode Suplier
  52. Konsinyasi  (Nilainya Y atau N)
  53. Keterangan
  54. Sistem HPP (Nilainya FIFO atau LIFO)


TIPE J => DATA ITEM JUMLAH :

  1. Kode Item
  2. Nama Item
  3. Jenis
  4. Merek
  5. Satuan 1
  6. Satuan 2
  7. Satuan 3
  8. Satuan 4
  9. Barcode Satuan 1
  10. Barcode Satuan 2
  11. Barcode Satuan 3
  12. Barcode Satuan 4
  13. Konversi Satuan 1
  14. Konversi Satuan 2
  15. Konversi Satuan 3
  16. Konversi Satuan 4
  17. Harga Pokok Satuan 1
  18. Harga Pokok Satuan 2
  19. Harga Pokok Satuan 3
  20. Harga Pokok Satuan 4
  21. Jumlah Sampai 1 Satuan 1
  22. Harga Jual Sampai 1 Satuan 1
  23. Jumlah Sampai 2 Satuan 1
  24. Harga Jual Sampai 2 Satuan 1
  25. Jumlah Sampai 3 Satuan 1
  26. Harga Jual Sampai 3 Satuan 1
  27. Jumlah Sampai 4 Satuan 1
  28. Harga Jual Sampai 4 Satuan 1
  29. Jumlah Sampai 1 Satuan 2
  30. Harga Jual Sampai 1 Satuan 2
  31. Jumlah Sampai 2 Satuan 2
  32. Harga Jual Sampai 2 Satuan 2
  33. Jumlah Sampai 3 Satuan 2
  34. Harga Jual Sampai 3 Satuan 2
  35. Jumlah Sampai 4 Satuan 2
  36. Harga Jual Sampai 4 Satuan 2
  37. Jumlah Sampai 1 Satuan 3
  38. Harga Jual Sampai 1 Satuan 3
  39. Jumlah Sampai 2 Satuan 3
  40. Harga Jual Sampai 2 Satuan 3
  41. Jumlah Sampai 3 Satuan 3
  42. Harga Jual Sampai 3 Satuan 3
  43. Jumlah Sampai 4 Satuan 3
  44. Harga Jual Sampai 4 Satuan 3
  45. Jumlah Sampai 1 Satuan 4
  46. Harga Jual Sampai 1 Satuan 4
  47. Jumlah Sampai 2 Satuan 4
  48. Harga Jual Sampai 2 Satuan 4
  49. Jumlah Sampai 3 Satuan 4
  50. Harga Jual Sampai 3 Satuan 4
  51. Jumlah Sampai 4 Satuan 4
  52. Harga Jual Sampai 4 Satuan 4
  53. Poin 1
  54. Poin 2
  55. Poin 3
  56. Poin 4
  57. Komisi Sales 1
  58. Komisi Sales 2
  59. Komisi Sales 3
  60. Komisi Sales 4
  61. Stok awal Satuan Dasar
  62. Stok Minimum
  63. Tipe Item  (Nilainya : 1 = Item, 2 = Jasa, 3 = Rakitan, 4 = Non Inventory, 5 = Biaya)
  64. Menggunakan Serial  (Nilainya Y atau N)
  65. Rak
  66. Kode Gudang-Kantor (Nilai awal = UTM)
  67. Kode Suplier
  68. Konsinyasi  (Nilainya Y atau N)
  69. Keterangan
  70. Sistem HPP (Nilainya FIFO atau LIFO)

Kolom dengan warna merah wajib diisi , tidak boleh blank.

Ketentuan :

  • Kode Item, tidak boleh ada yang sama dengan barang yang lain.
  • Kode Barcode, tidak boleh ada yang sama dengan barang yang lain dan satuan yang berbeda baik pada barang yang sama.
  • Tipe Item, Gunakan kode Angka 1 untuk Barang, Angka 2 untuk jasa, Angka 3 untuk Rakitan dan Angka 4 untuk non inventori, 5 Biaya.
  • Menggunakan Serial, jika barang anda berisi nomor serial maka isikan Y, jika tanpa serial isikan N.
  • Kode Gudang-Kantor, wajib diisi, gunakan UTM jika anda menggunakan departemen atau gudang utama.
  • Konsinyasi, wajib diisi, jika menggunakan sistem konsinyasi maka isikan Y, jika tidak N.

Trik Mengisi kode Barcode pada Excel (berlaku untuk kode item juga):

  • Isikan tanda petik tunggal ( ' ) sebelum kode barcode / kode item, berfungsi agar kode tersebut dibaca sebagai text, bukan sebagai angka.
    Contoh : '94333455552
    Apabila tanda petik tunggal tidak diisi maka setelah anda import data maka kode tersebut akan tampak seperti berikut : 9,4333e+10
    Import Data Item dari Excel pada iPos 5.0

Cara Import Data :

  1. Pilih Menu Pengaturan
  2. Klik Menu Dari Excel
  3. Klik Import Data Item dari Excel
Import Data Item dari Excel pada iPos 5.0


  1. Pilih file excel dengan cara klik tombol Browse...
  2. Pilih Worksheet yang telah diisi pada Excel
  3. Pada Import Header, apabila di centang maka baris pertama akan ikut masuk, jika tidak di centang maka bari pertama tidak ikut masuk ke program.
  4. Apabila telah siap maka klik Proses.
  5. Setelah selesai ceklah Informasi Proses Import Data.

PENTING :

  • Apabila saat import data terjadi Error maka cek kembali file excel anda kemungkinan ada salah pengisian kolom
  • Apabila saat import data terjadi Error maka diwajibkan untuk membuat database baru, dan database lama dibuang, kemudian buatlah database baru lalu ulangi import



Cara Setting Miniprinter pada iPos 5.0

 

Mini Printer

Menu ini digunakan untuk mengatur konfigurasi pada
printer kasir. Printer kasir sebaiknya menggunakan printer
POS / Mini Printer.
Cara Setting Miniprinter pada iPos 5.0


Berikut adalah cara untuk membuka setting
penomoran master:
1. Klik menu pengaturan,
2. Klik mini printer,
Cara Setting Miniprinter pada iPos 5.0


3. Akan tampil form pengaturan mini printer & kasir.PENTING = Opsi - opsi ini tidak sepenuhnya berlaku
pada printer POS anda karena masing-masing printer
memiliki spesifikasi yang berbeda.
Keterangan Form:
1. Mode Printer : Pilihannya Printer POS
(Dotmatrix/Termal), Umum/Printer Backoffice (Semua
Printer), Printer POS bisa disain (Dotmatrix/Termal),
Jika memilih Backoffice maka opsi dibawah tidak bisa
dipakai.
Jika memilih Printer POS bisa disain maka proses cetak
lebih lama dari mode Printer POS, anda juga harus
memakai driver printer bawaan bukan Generic Text.2. Printer : Pilih Driver Printer yang telah diinstal.
3. Ukuran Kertas : Printer POS, Dengan 32 (5.5mm) dan
40 (7.5mm) karakter dapat digunakan pada semua jenis
mini printer yang support perintah ESC/POS dan printer
dot matrix, dengan ketentian driver printer telah diinstall
dikomputer anda.
Untuk mendapatakan driver printer silahkan
menghubungi Vendor / Tempat membeli printer.
4. Opsi Bentuk Nota Kasir : Terdapat 2 jenis bentuk
nota. (Hanya bisa untuk kertas 7.5 mm / 40 karakter)
5. Tipe Printer : Sudah terdapat beberapa konfigurasi
printer yang bisa digunakan. Jika printer anda tidak
termasuk maka coba gunakan GENERIC.
6. Auto Cutter : Pilih Ya jika printer menggunakan Auto
Cutter.
7. Cash Drawer : Pilih Ya jika anda menggunakan
Cashdrawer.
Tipe = Terdapat Mode Generic dan Posiflex.
Cash Drawer Port :
Pilih PRINTER = Apabila cashdrawer langsung terhubung
dengan printer menggunakan RJ11.
Pilih COM PORT (COM1, COM2, dst) = Apabila
cashdrawer anda terhubung ke COM atau USB yang
sudah dikonversi ke COM
Jika Cashdrawer anda Posiflex maka Port pilih 1-7.8. Format Warna : Umumnya untuk Printer POS Epson
TMU220 Support 2 warna Tinta (Merah dan Hitam).
Printer lain yang tidak support 2 Warna pilih = 1
WARNA.
9. Format Text :
Tanpa Format = Tidak ada Tebal atau Tipis
ESC/POS = Ada Tebal atau Tipis
Draft Condensed : Khusus untuk printer LX300 (Mode
kertas POS), Ukuran font menjadi lebih ramping.
10. Baris Item Barang : Jumlah baris barang dalam nota
bisa dipilih 1 baris atau 2 baris, untuk menghemat
kertas.
11. Opsi Pelanggan / Sales : Opsi untuk menampikan
atau tidak menampilkan data Pelanggan dan Sales .
12. No Barang : Opsi untuk menampilkan nomor pada
setiap barang.
13. Jumlah Baris Kosong : Jumlah Baris/Space kosong
pada cetakan terakhir.
14. Jumlah Cetak Nota : Jumlah nota yang dicetak dalam
sekali menekan tombol cetak.
15. Mode Cetak 1 Kali : Berfungsi untuk mencegah user
mencetak ulang nota.16. Reset Jumlah Kasir : Ya, maka jumlah barang
otomatis berubah menjadi default.
17. Logo Mini Printer : Logo Perusahaan yang akan di
cetak dinota, dengan format Bitmap/Bmp hitam putih
maksimum 200x200 pixel. Logo akan berada pada kiri
kertas atur gambar pada photoshop jika ingin posisi
ditengah dengan menambahkan area kosong pada kiri
dan kanan gambar.
Ratio Logo : Ukuran Logo yang akan tampil pada printer
dari 50-1000.
PENTING : Logo ini hanya bisa tampil pada
beberapa printer POS thermal.
18. Retur Jual : Pilih opsi ini jika retur jual juga ingin
dicetak menggunakan miniprinter.
19. Tombol-tombol design untuk mengubah
bentuk/format nota. Mode : Printer POS bisa disain.
Rekomendasi Printer :
-Merek EPSON = TM-U220, Paling mudah digunakan dan
mudah instalasi driver.
-Merek Matrix Point
-Merek Rebranding China yang support ESC/POS
command.

SETTING DATABASE iPos 5.0 UNTUK VERSI PROFESIONAL DAN ULTIMATE

 

Login dan Setting Database Versi Pro dan
Ultimate

Login awal database adalah :
User : admin
Password : admin
Klik tombol "Masuk".

SETTING DATABASE UNTUK VERSI PROFESIONAL DAN
ULTIMATE
Selanjutnya anda akan diminta untuk melakukan setting awal
Database Baru, setting terdiri dari Pengaturan Cabang "Beda
Lokasi" dan "Data Perusahaan",
Setting Cabang Beda Lokasi ini adalah untuk pengaturan
Cabang yang memiliki lokasi berbeda dengan Metode Klasik
yaitu dangan cara transfer file data barang kemudian dibawa
kecabang menggunakan flashdisk atau via email.
Artinya antara Pusat dan Cabang tidak terkoneksi langsung
melalu jaringan local atau intenernet.
Opsi Kantor Sentralisasi "Pusat" adalah komputer yang
diinstal Kantor Pusat.
Opsi Kantor Sentralisasi "Cabang" adalah komputer yang
diinstal di Kantor Cabang.
Apabila anda hanya menggunakan untuk 1 Lokasi saja atau
Tiap cabang terkoneksi langsung dengan jaringan local
atau internet, maka cukup memilih opsi Pusat.Apabila anda menggunakan multi cabang beda lokasi tanpa
terkoneksi secara langsung melalui jaringan local atau
internet maka :
- Pada Komputer Kantor/Toko Pusat pilih Sentralisasi
"Pusat"
- Pada Komputer Kantor Cabang pilihlah Sentralisasi
"Cabang".
(Gambar Setting Untuk komputer Pusat, Hanya memiliki 1
Usaha atau Tiap Cabang terkoneksi internet)
(Gambar Setting Pada Komputer Cabang)
Selanjutnya Klik "LANJUT", Isilah data Perusahaan dan
Periode Keuangan.

Data Perusahaan : Disi data Nama Perusahaan, Alamat,
Telepon dan Fax, Data perusahaan ini dapat diubah di
kemudian hari.
Penting : Data Perusahaan akan tampil pada Faktur
dan Laporan setelah anda melakukan aktivasi
program.
Periode Awal Pencatatan : Adalah periode mulainya
penggunaan program pada perusahaan anda.Sebagai Contoh : Anda menggunakan program dari 1 Januari
2016, maka isikan Bulan Januari 2016
Contoh lain : Anda menggunakan program mulai dari 5 Maret
2016, maka isikan Bulan Maret 2016.
Penting : Jangan Menginput data sebelum tanggal
awal Pencatatan Transaksi.
Periode Akhir Akuntansi : Adalah berakhirnya periode
perhitungan akuntansi pada perusahaan anda, umumnya di
Indonesia akhir periode pelaporan akuntansi adalah bulan
Desember.
Klik tombol "Selesai" apabila semua sudah diisi.


Cara Installasi iPos 5.0

 


Instal Program dari CD
Berikut ini adalah cara Instal Program Toko iPos 5.0 dari CD
:
1. Masukan CD ke dalam Optical Drive baik
CDRom/DVDRom dan yang lainnya.
2. Tunggu sejenak, window Memulai Instalasi akan tampil.
3. Apabila window Memulai Instalasi tidak tampil saat cd
dimasukan maka coba jalankan file "MemulaiCD.exe"
dengan membuka dari Windows Explorer, Pilih optical
drive, kemudian klik 2x "MemulaiCD.exe"
4. Tahap selanjutnya adalah Instal Program dengan Cara
Klik tombol Instal Program iPos 5.0
1. Baca Ketentuan Penggunaan Program dengan Baik,
apabila tidak dibaca maka segala akibat merupakan
tanggung jawab pengguna,
2. Jika sudah dibaca maka klik tombol "Lanjut>",
3. Tentukan lokasi Instalasi Program, anda dapat
memindahkan lokasi instalasi program dengan cara
klik tombol "Jelajahi...", kemudian klik tombol
"Lanjut>",
4. Klik tombol "Lanjut>" lagi,
5. Centang apabila akan dibuatkan shortcut pada
desktop, Klik "Lanjut>",
6. Klik "Pasang", Tunggu sampai proses instalasi
selesai,Saat instalasi program juga secara otomatis
akan menginstal "Microsoft Installer" dan "Microsoft.Net Framework" Silahkan dibaca baik-baik
petunjuknya.
5. Tahap berikutnya adalah Instal Inspirasibiz Server
System, dengan cara klik "Inspirasibiz Server System"
1. Baca Ketentuan Penggunaan Program dengan Baik,
apabila tidak dibaca maka segala akibat merupakan
tanggung jawab pengguna,
2. Jika sudah dibaca maka klik tombol "Lanjut>",
3. Tentukan lokasi Instalasi Server, anda dapat
memindahkan lokasi instalasi program dengan cara
klik tombol "Jelajahi...", kemudian klik tombol
"Lanjut>",
4. Klik tombol "Lanjut>",
5. Klik tombol "Pasang", Tunggu sampai proses
instalasi selesai.

Instal dari Download File di website

Apabila anda akan melakukan Instlasi melalui download file
dari internet maka yang perlu diperhatikan adalah :
Operating SistemPastikan anda menggunakan
Operating Sistem versi Berapa? Apakah Windows Vista
atau Windows 7 atau Windows 8 atau Windows 10.
Cara Melihatnya dari Klik tombol Start lalu Klik Kanan
mouse pada My Computer / Computer kemudian cari
Properties,
Atau Klik Kanan Tombol Start Klik System.
Apabila anda menggunakan Windows Vista atau
Windows 7 maka diwajibkan menginstal Microsoft .net
Framework 4.0
Cara Download dari Website :
Masuk ke www.inspirasi.biz
Temukan link "Download"
Pilih Menu "Download Program Toko iPos 5.0"
Download File Utama yaitu "Program Toko iPos 5.0" (ini
adalah programnya)
Download File Sistem Server yaitu "Inspirasibiz Server
System" (ini adalah program untuk
manajemen databasenya)
- Sistem ini wajib di instal pada Harddisk Internal.
- Sistem ini sebaiknya diinstal pada drive non sistem,terkecuali jika database tersebut gagal diinstal.
- Matikan Antivirus sebelum instal database.
Download optional Panduan Program Toko"
Setelah Di Download maka instal file-file tersebut, berikut
tahapannya :
1. Jika Menggunakan Windows Vista dan Windows 7,
installah "Microsoft .Net Framework 4.0" (jika
windows 8 dan 10 lewatkan)
2. Instal Program Toko iPos 5.0
3. Instal Database Program Toko.
4. Instal Tutorial (opsional)